Kesalahan Orang Tua dalam Mendidik Anak
Anak adalah anugerah yang sangat luar biasa yang diberikan Allah kepada hambanya. 
Sebagai investasi kita di masa depan nanti / di akhirat nanti.
Bagaimana sebaiknya mendidik anak agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan dalam mendidik anak.





1. Memaksakan kehendak pada anak
Sering orang tua memaksakan kehendak pada anak. Seperti halnya ketika usia anak-anak masih senang dengan bermain-main dan belum saatnya / belum mampu membaca, orang tua kadang memaksa anak-anak untuk belajar membaca dan menulis. Alangkah baiknya jika memberikan mereka aktivitas yang mengasyikkan bagi mereka seperti bermain-main sambil mendidik.

2. Terlalu banyak mengkritik
Sikap anak terhadap kritikan berbeda-beda. Ada anak yang tidak suka terlalu banyak dikritik. Bisa dari orang tuanya dan cara mengkritikpun mungkin tidak disukai anak. Kritikan terus menerus dari orang terdekat dalam hal ini orang tua menyebabkan anak minder. Bisa jadi ketika si anak harus tampil di depan umum maka ia akan minder dan tidak percaya diri.

3. Memberi label negatif
Orang tua kadang tidak sabar dalam mendidik anak. Ketika anak berbuat ulah, sering terlontar dari kata-kata orang tua dengan menyebut anaknya nakal, bodoh dan lain-lain. Kata-kata seperti ini akan terekam di memori otak si anak dan bisa membuat mereka menjadi sedih dan celakanya anak-anak juga merasa dirinya nakal, bodoh dan lain-lain. Di samping itu sebagai orang tua hendaknya berkata-kata yang baik pada anaknya, karena kata-kata yang keluar dari mulut orang tua terhadap anaknya adalah doa.

4. Memanjakan anak
Anak yang terlalu dimanjakan orang tua dan membela anaknya ketika ada masalah dengan temannya, hanya akan membuat anak tidak mandiri, susah berkembang kedewasaannya,  mental anak cepat turun ketika di luar mendapatkan hal-hal yang tidak disukainy / ada yang mengkritik / mencelanya dan lain-lain.

5. Suka membanding-bandingkan
Setiap anak punya  kelebihan dan kekurangan sendiri-sendiri. Orang tua ada yang suka membanding-bandingkan anak-anaknya. Membanding-bandingkan di depan anak-anak atau membanding-bandingkan di depan orang lain.Kakaknya dibandingkan dengan adiknya, begitu juga sebaliknya. Atau anak-anaknya dibandingkan dengan anak lainnya. Misalnya : anak saya yang pertama sangat pintar lho, selalu mendapatkan ranking, rajin belajarnya dan seterusnya. Sedangkan adiknya beda sekali dengan kakaknya, malas belajar, tidak pernah dapat ranking dan sederet kata-kata yang menjelek-jelekkannya.

6. Pemberian hukuman
Ketika anak melakukan kesalahan, sering orang tua dibuat pusing, jengkel dan sebagainya. Ada yang  langsung memberi hukuman pada anak dengan dicubit, dipukul, dimasukkan ke kamar mandi dan lain sebagainya agar anak kapok, jera, tidak mengulangi lagi. Ini bukan jalan keluar yang baik.

7. Memenuhi permintaan anak
Ada orang tua yang terbiasa memenuhi permintaan anak ketika anak menginginkan sesuatu. Ada kalanya yang diinginkannya itu hanya karena ikut-ikutan temannya. Misalnya sudah punya tas sekolah yang masih baru dan bagus, minta dibelikan lagi karena pingin punya tas seperti temannya.

8. Bermewah-mewahan
Membiasakan anak-anak hidup bermewah-mewah, bersenang-senang, mendapatkan barang-barang yang terbaik untuk dirinya hanya akan membuat anak suka mementingkan dirinya sendiri dan memandang rendah orang lain.

9. Kurangnya komunikasi
Kesibukan orang tua membuat orang tua berkurang waktunya untuk bercengkerama dengan anak-anak. Dan komunikasi biasanya membiacarakan hal-hal yang mungkin dipandang penting atau perlu saja, jadi kurang komunikasi untuk membiacarakan masalah-masalah anak, keinginan anak atau sekedar bersenda-gurau. Andaikan komunikasi antara orang tua dan anak bagus akan meminimalisir persoalan-persoalan anak-anak misalnya kenakalan anak-anak / remaja.

Inilah beberapa kesalahan di dalam mendidik anak, masih banyak kesalahan-kesalahan yang lain di dalam mendidik anak. Semoga yang sedikit ini dapat membantu para orang tua di dalam mendidik anak-anaknya sehingga mereka menjadi anak yang mempunyai tingkah laku yang baik, ucapan yang baik, masa depan yang baik. Insya Allah semoga anak-anak kita menjadi anak yang sholeh.
Semoga bermanfaat.

dari berbagai sumber

1 komentar:

  1. Thanks infonya. Oiya, saya nemu artikel menarik nih yang ngebahas tentang kesalahan terbesar yang kerap dilakukan orang tua dalam mendidik anaknya seputar keuangan. Ini informatif banget sih, apalagi yang ngomong miliarder kenamaan Warren Buffett. Cek langsung disini ya: Kata Warren Buffet, ini kesalahan terbesar orang tua dalam mendidik anak tentang keuangan

    BalasHapus

 
Top